Pengertian Dioda Tunnel dan Karakteristiknya

Gambar pengertian dioda tunel

Bagi para pecinta dunia elektro, apalagi teknisi elektronik tentunya sudah tidak asing lagi dengan komponen bernama dioda. Komponen yang memiliki banyak jenis dengan berbagai bentuk yang berbeda tersebut memiliki fungsi yang cukup penting.

Jenis dioda sendiri ada banyak sekali seperti dioda bridge, dioda sisir, dioda photo, Led diode, dioda tunnel dan masih banyak lagi lainnya.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sedikit informasi berkaitan dengan jenis dioda tunnel. Kira-kira apa sih pengertian dan karakteristik dari dioda tunnel itu? Yuk langsung saja simak penjelasan dibawah ini!

Pengertian Dioda Tunnel

Pengertian Dioda Tunnel

Dioda tunnel atau sering disebut dioda terowongan merupakan salah satu jenis dioda yang memiliki kemampuan beroperasi dengan kecepatan sangat tinggi. Bahkan jenis dioda ini bisa berfungsi dengan baik pada gelombang mikro (microwave).

Sehingga sangat memungkinkan sekali untuk digunakan pada efek mekanika kuantum (Quantum Mechanical Effect). Jenis dioda ini sendiri ditemukan oleh Dr. Leo Esaki pada tahun 1957, maka dari itu dioda ini sering disebut dioda esaki.

Dioda tunnel dibuat dari bahan konsentrasi ketidakmurnian yang tinggi sehingga memunculkan efek tunnel.

Dua terminal dioda tunnel P-N di doping berat sekitar 1000 kali lebih besar dari jenis dioda pada umumnya. Karena doping berat ini, lebar lapisan deplesi dipersempit atau dipertipis menjadi nilai yang sangat kecil hingga pada 1/10.000 m.

Maka demikian, Reverse Breakdown Voltage (Tegangan Jatuh Mundur) dari dioda tunnel menjadi sangat kecil, bahkan mendekati nilai 0. Akibatnya resistansi negatif pada dioda tunnel saat dioda tunnel diberikan tegangan bias maju.

Inilah sebenarnya fenomena kuantum yang aneh dan biasa disebut dengan Resonant Tunneling.

Bahan yang digunakan untuk membuat dioda tunnel biasanya berupa Germanium, Gallium Arsenide atau Gallium Antimonide. Disini silikon tidak digunakan sebagai bahan pembuat dioda tunnel karena dioda ini memerlukan interval transisi antara arus puncak (Ip) dan level arus lembah (Iv) yang sangat cepat.

Karakteristik Dioda Tunnel

Gambar simbol dioda tunel

Dikutip dari situs riverspace.org, bahwa ketika tegangan bias maju (Forward Bias) kecil diberikan ke dioda tunnel, maka arusnya akan ikut meningkat.

Bersamaan dengan bertambahnya tegangan bias maju arus meningkat mencapai puncak arus (Ip). Akan tetapi ketika tegangan meningkat lagi sedikit pada nilai tertentu, maka Arus akan berupa menurun hingga titik terendah atau disebut dengan arus lembah (Iv).

Namun jika tegangan yang diberikan terus meningkat lebih lanjut lagi, maka arus yang terdapat pada dioda tunnel akan ikut meningkat lagi.

Tegangan bias maju yang diperlukan untuk bisa menggerakkan dioda tunnel ke puncak arus lalu menurun menuju lembah arus disebut sebagai puncak tegangan (Vp). Sedangkan tegangan pada lembah itu sendiri disebut tegangan lembah (Vv).

Posisi dimana arus mulai menurun dari Ip ke Iv ketika diberikan tegangan maju ini disebut wilayah Resistansi Negatif (wilayah antara Vp dan Vv).

Nah, mungkin hanya itu saja sedikit penjelasan yang dapat saya berikan untuk kalian tentang dioda tunnel dari pengertian hingga karakteristiknya. Semoga dengan adanya informasi ini bisa membantu dan menambah pengetahuan kalian.